Ke ceng atau hantaran.

Dalam tradisi pernikahan China di kota kelahiran saya (pontianak) ada yang disebut dengan ke ceng. “Ke Ceng” adalah seperangkat barang – barang bawaan dari mempelai wanita pada saat ia akan menikah. Perangkat ini biasanya diberi oleh orang tua si mempelai wanita sebagai bekal untuk memasuki rumah tangganya.
Pada umumnya barang-barang itu adalah sebagai berikut:
– Sepasang Lampu minyak*
– Satu set tea set (nantinya akan dipakai untuk tea pai)*
– Pisang masak hijau (1 tandan = 8 atau 9 sisir) / Anggur / Lengkeng*
– sepasang boneka*
– kipas tangan (sepasang)
– 2 buah toples utk permen
– 1 buah kaca kecil / meja
– 1 buah payung*
– sepasang pot bunga + bunga untuk di taruh di meja rias
– 1 lembar kertas merah yg berisi puisi doa agar hidup bahagia yg akan di lilitkan di atas koper*
– sepasang minyak botol (minya baby atau minyak urang aring) yg diikat pita (menyambung)
– Satu set perlengkapan terdiri dari: 2 buah baskom, 2 buah nampan, 1 buah pispot*
– Dua buah mug ataupun cangkir dengan detail Shuang Xi
– Satu buah Koper untuk pakaian*
– 1 set sisir
– 5 buah uang koin dengan nominal yg berbeda yg dimasukkan ke dalam koper.*
– Satu set perlengkapan jahit tediri dari gunting, benang meteran, jarum, ruler
– Perhiasan untuk mempelai wanita (dimasukkan kedalam kotak perhiasan)*
– Selimut yang dibentuk angsa
– Handuk untuk keluarga mempelai pria (biasanya untuk diberikan pada saat tea pai) – di Pontianak tidak ada tradisi pemberian handuk untuk keluarga mempelai. Saya baru mengetahui kalau di Medan ada tradisi ini
– handuk kecil untuk muka. Yang digunakan bersama baskom sang hi. Mempelai wanita akan menyediakan air untuk mencuci muka pada pagi hari setelah menikah untuk ibu mertua. Harus bangun lebih awal dari pada Ibu mertua lho!
– Handuk untuk kedua mempelai
– Bed cover set
– Sepatu dan sandal
– termos
– Pakaian mempelai wanita, baik pakaian resmi, casual, dan pakaian tidur termasuk pula pakaian dalam
– Kosmetik mempelai wanita dan juga parfum
– Sabun mandi, lotion, dll
– Ada juga yang menambahkan hadiah untuk mempelai wanita berupa peralatan elektronik seperti TV, DVD player, Kulkas, Dispenser, dll (umumnya di daerah yang memegang kuat tradisi cina)

Dengan kata lain Ke ceng adalah barang-barang yg dapat dibawa oleh mempelai wanita sebagai bekal untuk hidup di rumah barunya. saat ini ke ceng sudah dikemas dengan begitu apik dan menarik. dihias dengan pita-pita lucu serta di tempel dengan tempelan Sang Hi 9double happiness) dengan doa agar semua barang-barang tersebut dapat membawa aura kebahagiaan dalam pernikahannya.

Ke ceng akan ditaata di kamar mempelai wanita pada hari pertunangan. Dan akan dibawa dengan tandu kayu pada saat mempelai pria menjemput mempelai wanita pada saat pertunangan.

barang-barang tersebut kemudian akan di susun diatas tempat tidur kamar pengantin. kecuali Payung, koper dan 2 buah botol minyak. Payung akan dibuka pada saat hari perikahan. Sang ibu mempelai wanita akan membukakan payung dan mengantar anak gadisnya menuju mobil pengantin. Dan minyak tersebut akan ditukarkan dengan angpao oleh adik laki2 dari mempelai wanita.

Koper yang berisi pakaian, uang dan perhiasan akan dibawa saat hari pernikahan. untuk membuka koper akan diadakan pertukaran kunci koper (sekarang mungkin pasword untuk koper) dengan angpao. setelah itu pihak keluarga dari mempelai laki-laki akan masuk dan melihat barang apa saja yang dibekalkan keluarga mempelai wanita untuk mempelai wanita.

NOTE: *Barang yang wajib ada

sample : penataan barang

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: