Resep Bubur : Bubur kacang kedelai

Bubur bayi : Bubur kacang Kedelai

Hi, kembali lagi dengan laporan menu Kenz hari ini. Hari ini sedikit bingung, mau masak menu apa yah untuk Kenz. So mari membongkar kulkas … bongkar sana bongkar sini. Yupz ketemu deh ma kedelai putih.

Kedelai itu bagus untuk kesehatan lho. Selain dibuat jadi tahu ato tempe, kedelai kalo dibikin jadi sup enak lho. Ada rasa manis yang beda. Dan papa Dute ndak suka ma sup yang ada kacang kedelainya. Biasanya Catz makan bakso ikan pasti ada kacang kedelai di kuahnya. Atau sup tulang babi buatan emakku biasanya pake kacang kedelai juga. Eh jadi melantur kemana-mana neh.

Mari masak yuk :

Pertama-tama selalu kita bikin bubur putihnya dulu. Mungkin karena kita orang Indonesia, makanya rasanya paling pas makan bubur dari beras yah.

Seperti resep-resep yang kemarin, cuci beras lalu rendam dengan air hangat. Setelah itu kita mengerjakan kedelai dahulu.

Cuci kedelainya hingga bersih. Pilih yang bagus yah. Kedelai dengan bentuk yang tidak berlubang-lubang. Juga tidak hitam-hitam. Rendam kacang kedelai sebentar dengan air panas. Setelah itu buang kulitnya. Kenz tidak bisa kalau ada satu kulit kacang kedelai saja yang tertelan. Pasti muntah ujung-ujungnya. Jadi untuk jaga2, harus dibuang semua kulitnya.

Rebus kacang kedelai hingga mendidih. Masukkan ayam yang sudah dicuci bersih. Bisa juga menggunakan tulang sapi atau babi. Tapi hari ini catz pake ayam kampong. Rebus hingga sari kacang dan kaldu ayam terasa. Aduk terus dan tambahkan air bila airnya mulai berkurang.

Kacang kedelai sangat sulit empuk alias lembut, jadi jangan berikan kacang kedelai pada bayi anda. Berikan saja rasa kaldunya.

Setelah itu saring kaldu tersebut. Suwir daging ayam kampungnya untuk dimasukkan ke dalam bubur nantinya (bila anak anda suka-kalau tidak, tidak di masukkan juga tidak apa-apa) atau bisa saja di cincang halus agar lebih mudah saat memakannya.

Proses selanjutnya adalah memasak bubur dengan kaldu yang sudah kita buat tadi. Siapkan air kaldu, masukkan beras dan masak hingga bubur lembut. Tambahkan kaldu bila air mulai berkurang. Kekentalan bubur tergantung selera si kecil. Bila si kecil suka bubur yang kental, masaklah bubur dengan kental. Kalau si kecil lebih suka sedikit berkuah, tambahkan kaldu lagi.

Pada saat hendak disajikan bisa ditambahkan sawi cincang (kukus sebentar- agar lembut). Boleh juga ditambahkan bayam (cincang halus – ingat buang batangnya), kukus bubur dan bayam agar lembut, setelah itu segera disajikan. Untuk bubur yang mengunakan bayam, bubur dikukus hanya sebanyak porsi makan anak, dan segera dihabiskan yah. Jangan dibiarkan terlalu lama. Kemudian kalau mau makan lagi siangnya baru kukus lagi satu porsi. Sore hari sebaiknya jangan diberi bubur bayam lagi yah.

Atau pada saat perebusan kaldu bisa juga ditambahkan wortel.

Hem .. 1 menu lagi selesai … ta .. ta .. siap saji .. makan yukz Kenzie sayang.

Ho ciak e … (enak e … delicious a….)

Semoga hari ini kenz makannya banyak dan tidak muntah. Selamat berjuang ibu-ibu di dunia. Cia you!

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: