Resep praktis : Tok Bak Chou alias daging cincang

tok bak chou

daging cincang

Resep praktis : Tok bak Chou alias Daging cincang kukus dengan kecap

Ini nih makanan favoritnya dute. Daging cincang yang dikukus dengan kecap. Biasanya daging yang digunakan adalah daging 3 lapis (sa can bak – daging babi) bisa juga mengunakan daging ayam. Kalau mengunakan daging ayam, rasanya akan berbeda. Rasanya tidak begitu berminyak. Kalau adikku, si Titin lebih suka yang tidak terlalu berminya (berlemak). Kalo Dute maunya yang berlemak, uh .. dia harus diet nih. Berat badannya nambah terus a.

Mari masak :

Pertama-tama bersihkan daging, kalau pake daging ayam – ambil dagingnya saja, sedikit lemak-lemak boleh lah.

Kalo sa can bak, jangan ambil bagian kulit yah. Bagian lemak ma daging aja.

Siapkan talenan besar, parang dan kain bersih.

Kupas 3 buah bawang putih, cuci bersih, lalu ambil kira-kira 3 sendok makan tang chai (tong chai) – kira-kira aja deh, sesuai selera.

Cincang daging, tang chai dan bawang putih hingga halus. Disini nih perjuangannya terasa berat .. asli capek deh.

Setelah itu siapkan dandang kukus. Masukkan air dan tunggu hingga air kukusan mendidih.

Siapkan mangkok dari besi ato seng. Mangkok yang ada gambar ayam jago juga bisa, tapi itu untuk porsi kecil.

Masukkan daging yang sudah dicincang bersama tang chai dan bawang putih tadi. Tuang kecap asin (cap rusa dua – alias kecap Pontianak – singkawang) dan sedikit kecap manis. Aduk rata kecap dengan daging cincang.

Setelah itu ratakan daging dengan mangkok, bentuk agar tidak terlalu tebal, ratakan ke dinding-dinding mangkok juga. Kalau dute suka yang agak berkuah, makanya Catz kasih sedikit air (sedikit saja-karena pada saat menggukus, dari uap kukusan akan menciptakan kuah dengan sendirinya).

Kukus daging cincang hingga matang. Setelah itu siap sajikan deh .. selamat menikmati.

Note : ada juga yang tidak mau pake tang chai, tapi diganti dengan sawi asin.

2 Komentar »

  1. Hui Ling Said:

    Wo mama juga sering bikin nih, my fav.. Yum


{ RSS feed for comments on this post} · { TrackBack URI }

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: